Post Page Advertisement [Top]

PETRUK PRESIDEN KE VIII REPUBLIK INDONESIA

21 November 2012 pukul 11:33
 Hiruk pikuk ,gegap gempita seantero persada , sekan langit akan runtuh dalam menghadapai pemilihan Presiden RI yang ke VII tahun 20014 ini . Hasil pemilu legislatif tahun 2014 yang tidak kalah hingar bingarnya, menempatkan Partai Golkar sebagai pemenang pemilu legislatif , Partai Demokrat melorot sebagai partai menengah ,Partai PDIP sebagai pemenang ke dua ,Partai PKS bertahan pada posisinya Partai Gerindra menyodok posisinya menduduki 5 besar,  Partai PPP ,PKB dan Partai Hanura terlempar karena tidak memenuhi PT 3,5 % dalam perolehanya secara nasional ,Partai Nasdem satu-satunya Partai pendatang baru yang bercokol disenayan dst .
Hatta Rajasa berpasangan dengan Agus Harimurti Yudhoyono ,Aburizal Bakri berpasangan dengan Sri Sulatan Hamengku Bowono X , Partai Nasdem dan gabungan partai-partai kecil lainya menyandingkan Yusuf Kalla dengan Surya Paloh ,semua pasangan Capres dan Cawapres dikalahkan oleh pasangan Prabowo Subianto dan Petruk yang memenangi pilpres tahun 2014 ,sehingga tampil sebagai pasangan Presiden dan Wakil Prsiden RI ke VII . Terjadilah eforia kemenangan bagi para kader Partai Gerindra karena berhasil mengusung ketua dewan pembinanya (Prabowo Subianto ) sebagai Presiden RI yang ke VII ,tetapi sejarah terulang kembali hampir sama persis seperti kejadian dibabak awal orde reformasi, PDIP menang pemilu legislatif dan berhasil menempatkan ketua umumnya (Megawati Sukarno Putri) sebagai wakil presiden dan selanjutnya menjadi presiden menggantikan Presiden Abdul Rahman Wahid ,ternyata kader-kader PDIP mulai dari pusat sampai daerah yang duduk didalam kekuasaan tidak belum serta dan tidak kompeten menduduki jabatnya , akibatnya  terjadi eforia kekuasaan dan roda pemerintahan banyak yang kacau balau .
Prabowo Subianto seperti sendirian didalam Istana Kepresidenan ,setiap hari hanya pusing memikirkan kalakuan buruk para anak buah dan kader-kader partainya yang terus menjadi head line di media cetak maupun media electronik . Presiden Prabowo Subianto tentu saja tidak mampu mengontrol keseluruhan anak buahnya ,belum lagi harus mewujudkan janji-janji kampanyenya ,semua ini terjadi akibat kesalahan menejemen Partai Gerindra yang secara operasional baik struktur maupun pengkaderanya tidak layak disebut Partai Gerindra tetapi akan lebih pas kalau disebut PT. Gerindra .
Begitu kompleknya masalah yang dihadapi Presiden ke VII RI dan kuatnya tekanan corporasi Internasional yang merasa dirugikan atas kebijakan Presiden Prabowo Subianto maka belum genap satu semester  Presiden Prabowo mengalami stroke berat dan tidak mampu lagi menjalankan amanat Kepresidenanya , secara konstitusional akhirnya Petruk yang kemudian diangkat sebagai Presiden menggantikan Prabowo Subianto yang lumpuh total secara fisik dan dinilai sudah tidak cakap lagi menjalankan tugas-tugas Kepresidenan .
Pidato Presiden Petruk dalam acara pelantikanya cukup singkat ,berpotensi masuk Guines Book Of Record sebagai pidato seorang Presiden . Teks pidato Presiden Petruk dalam pelantikanya : Saya Presiden Repubkik Indonesia ,dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia yang kedua . Hal-hal mengenai utang negara akan ditunda pembayaranya . Atas keberadaan perusahaan-perusahaan asing di Indonesia akan segera dirasionalisasi dan kalau terjadi perlawanan akan dinasionalisasi .Atas nama bangsa Indonesia ( Petruk Presiden RI ke VIII) .  Pidato Presiden ke VIII  RI membuat geger negara-negara Eropa dan Amerika yang banyak memiliki perusahaan di Indonesia terutama bergerak dibidang minyak dan pertambangan . Bukan hanya para duta besar negara-negara Eropa dan Amerika di Jakarta yang memberi reaksi negatif atas isi pidato Presiden Petruk ,bahkan sekaliber Barack Obama Presiden Amerika kurang dari dua jam sejak Presiden Petruk menyampaikan pidatonya langsung membuat statmen dari Gedung Putih yang isinya mengancam Presiden Petruk agar tidak serius dalam menjalankan isi pidato pelantikanya . Mendengar laporan dari Menteri Luar Negeri Indonesia atas ancaman Presiden Barack Obama ,Presiden Petruk hanya cengar-cengir saja .Maklum .....sebelum Petruk menjadi Presiden adalah berprofesi sebagai pelawak tetap grup Wayang Orang (WO) Bharata di Jakarta . Itulah hebatnya Petruk seorang yang berangkat dari Jelata langsung terkenal diseantero dunia hanya karena pidato singkatnya .
Ketika dikerubuti para wartawan cetak dan electronik baik dari dalam maupun luar negeri ,meminta konfirmasi tentang mengapa utang-utang luar negeri harus ditunda pembayaranya ?. Dengan santai Petruk menjawab ; masih untung saya hanya menunda pembayaran utang ,seharusnya saya kemplang (tidak dibayar) sebab utang luar negeri yang ditanda tangani Presiden sebelum saya tidak jelas peruntukanya untuk apa . Masih banyak rakyat negeri ini yang masih miskin bahkan sangat miskin seperti saya ,perang terhadap kemiskinan adalah skala proiritas saya dan atas itu saya butuh uang yang sangat banyak ,sementara sudah hampir setengah abad lebih dari 1/3 APBN RI setiap tahun habis hanya untuk bayar cicilan bunga utang luar negeri ,itu baru cicilan bunganya ,kapan lunas pokoknya ? petruk balik bertanya !!!. Suruh nagih kenegara Belanda yang dulu menguras harta benda kita selama 350 tahun dan negara Jepang yang pernah merampok habis-habisan bangsa Indonesia selama 3 1/5 tahun kan Amerika temanya Belanda ,ungkap Presiden Petruk dengan konyolnya . Begini lanjutnya , didalam hukum perdata yang berlaku secara Nasional maupun Internasional ,menyatakan bahwa, Utang suatu negara kepada negara lainya itu secara hukum boleh ditunda pembayaranya apabila terjadi voustmajor ,bahkan bisa saja dilakukan red of (penghapusan/pemutihan utang) seperti yang pernah terjadi di negara Brasilia dan Negara Uruguay .Saya ini tidak ngemplang utang tetapi saya hanya menunda kata Petruk ,sampai kapan? sela wartawan ,ya sampai saya mempunyai cukup uang jawab Petruk mulai serius dan agak ketus .
Apa maksudnya dalam pidato Presiden mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan asing di Indonesia akan segera dirasionalisasi dan jika melawan sekaligus akan dinasionalisasi ?, pertanyaan ini datang dari wartawan CNN Amerika dan wartawan NHK dari Jepang . Presiden menatap tajam kepada dua wartawan sehingga kedua wartawan asing itu kelihatan keder hatinya , dengan suara penuh kewibawaan Presiden , balik bertanya kepada kedua wartawan Jepang dan Amerika tsb . Kalau saudara mempunyai tanah yang didalamnya terkandung jutaan ton Emas ,Perak dan Tembaga bahkan Uraniaum ,kemudian ditambang / diexploitasi orang lain dan saudara hanya diberi bagian 11 % dan orang lain (si penambang) mengambil bagian 89 % ,apakah menurutmu itu adil & rasional ?, tidak ,jawab wartawan CNN !!, tidak apa ? segah presiden petruk dengan ketus , tentu saja tidak adil ,tidak rasional dan tidak proporsional ,sambung wartawan CNN dari Amerika !!!. Lhaaa...itu kamu tau , Bangsamu Amerika berlaku tidak adil , tidak rasional dan tidak proporsional di negaraku dalam hal bagi hasil usaha pertambanganya , oleh karenanya dengan tegas akan saya rasionalisasi , bagi hasil pertambangan saya putuskan Negaraku yang mempunyai tambang bagianya harus minimal 51 % bangsamu 49 % kalau tidak mau dan melakukan perlawanan sekalian saya nasionalisasi , jawab Presiden Petruk dan langsung ngeloyor pergi dari hadapan para wartawan tanpa pamit .


Seusai Petruk dilantik menjadi Presiden RI yang ke VIII mengantikan Presiden Prabowo Subianto ,langkah pertama yang dilakukan adalah memboyong Semar Bodronoyo (ayahnya) ke Istana Negara untuk mendampinginya sebagai penasehat ahli Presiden bidang Tatanegara ,tidak lupa membawa serta Gareng dan Bagong sebagai staf kusus Presiden bidang oncak-oncok (mondar-mandir) .Dengan adanya Ponokawan (Semar,Gareng ,PETRUK dan Bagong ) yang berpadu dan bersatu sebagai penghuni Istana Negara maka dapat dibayangkan bagaimana hebohnya Istana Negara akibat kelucuan-kelucuan yang dibuat para Ponokawan yang mendadak sebagai penentu kebijakan Negara .Presiden Petruk yang duduk diruanganya (Meja kerja Presiden) dan sesekali mondar-mandir memakai sarung dan belum mandi akibat semalam belum tidur melihat  pagelaran wayang Kulit di halaman Istana Negara sampai pagi . Semar selaku penasehat Presiden kelihatan hanya memakai kaos singlet .  Namun apapun yang diperbuat Petruk dan Semar oleh para ajudan dan protokoler Istana hanya diam bungkam seribu bahasa . Hampir setiap hari dalam bulan pertama Petruk sebagai Presiden membuat para anggota Paspampres kalang kabut dibuatnya , tiba-tiba sang Presiden nylonong keluar Istana Negara dengan naik sepeda Motor Trail tanpa pengawalan ,belakangan baru diketahui nongkrong di jalan Surabaya melihat-lihat barang antik ,nongkrong di Kramat bersama para pedagang buku-buku bekas yang kebetulan teman - teman lamanya . Yang bisa dilakukan oleh komandan Paspampres hanya mengadu dan curhat kepada SEMAR BODRONOYO, sementara Semar hanya mesam-mesem (senyam –senyum ) saja mendengar laporan komandan Paspampres ,Semar hanya bicara singkat ,semakin kocak ,semakin lucu dan semakin gila Presiden Petruk maka akan semakin baik bagi bangsa dan negeri ini ,begitu kata Semar kepada komandan Paspampres . Sekarang ini jaman gila ,coba pikir menjadikan Petruk menjadi Presiden itu sudah gila-gilaan ,berarti rakyat Indonesia yang memilih Petruk menjadi Presiden memang sudah gila beneran ,untuk mengatur rakyat dalam sebuah negara yang semua sudah gila maka kiatnya adalah dengan cara gila-gilaan ,berbicara masalah gila dan gila-gilaan dinegeri ini tidak ada yang lebih baik dari Petruk ,maka Presiden Petruk adalah Presiden yang paling tepat untuk mengatur bangsa dan Negara Indonesia saat ini yang sedang mengalami jaman gila ,demikian Semar menyudahi omonganya kepada komandan Paspampres .
Satu bulan pertama Petruk menjabat sebagai  Presiden ,setiap hari baru bangun jam 12 siang ,semua penghuni Istana tidak ada yang mengetahui kecuali Semar ,bahwa setiap malam Petruk bersama Semar baru tidur setelah sholat subuh ,membuat /menyusun langkah-langkah / gebrakan-gebrakan yang akan dilakukan untuk memperbaiki kondisi bangsa dan negaranya yang dianggap sudah rusak terlampau parah  secara multi dimensional.
Ketika Petruk dilantik sebagai Presiden ,meskipun dengan prilakunya yang selalu lucu tetapi sesungguhnya beliau mengetahui bahwa kondisi bangsa dan negaranya ibarat sakit sudah sampai dengan stadium 4, rasanya sudah tidak lagi dapat diobati ,harusnya diamputasi atau sekalian disuntik mati agar si pasien tidak mengalami kesakitan yang berkepanjangan .
Hampir semua pranata negara hancur lebur , mulai pranata Hukum , pranata Politik , Pranata Sosial , Pranata budaya dan pranata negara lainya telah mengalami keterpurukan sampai pada titik nadir , hal inilah yang membuat Presiden Petruk bersama staf ahlinya Semar Bodronoyo tidak pernah tidur malam untuk membuat dan merumuskan konsep penyembuhan dan kebangkitan bangsa dan negaranya .
Semar sudah tidak samar lagi atas keluhan , rintihan , tangisan dan jeritan rakyat Indonesia yang secepatnya membutuhkan perbaikan nasibnya . Semar memahami betul bahwa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia saat ini dihambang perpecahan yang sangat berbahaya ,disintegrasi bangsa tinggal menunggu picu letupanya saja ,ini semua disebabkan tidak meratanya pembangunan di Indonesia , dimana Indonesia bagian barat maju luar biasa tetapi Indonesia bagian timur masih setengah telanjang , sementara sumber daya alam wilayah Indonesia bagian timur dikuras habis-habisan , sehingga marak muncul gerakan sparatis-sparatis yang berjuang ingin memisahkan diri dari negara kesatuan RI . Oleh karenanya Semar merasa terpacu dan seperti dikejar waktu untuk membuat konsep  untuk merajut kembali persatuan Nusantara  yang diberi nama program                  “ JALINAN  SUMATANTRA “ yaitu Jawa , Bali , Irian , Sulawesi , Kalimantan , Sumatra .
KIAT PRESIDEN PETRUK DALAM PEMERATAAN PEMBANGUNAN
           Agar tidak lagi terjadi kesenjangan pemerataan pembangunan antara Indonesia barat dan Indonesia timur yang bisa berujung pada disintegrasi bangsa dan demi membantu teman kecilnya Joko Wi yang saat ini menjabat Gubernur DKI Jakarta yang hampir tahun ke dua  belum berhasil mewujudkan janji kampanyenya yaitu membuat Jakarta tidak macet dan tidak banjir maka ,Presiden Petruk dalam sidang Kabinet yang dihadiri seluruh anggota kabinet RATU ADIL Presden Petruk menanda tangani Kepres (Keputusan Presiden) yang telah disiapkan oleh Semar secara matang pada malam sebelumnya , isi dari keputusan Presiden setelah diumumkan secara langsung melalui seluruh media Televisi dan dipancarkan kesemua penjuru negeri, langsung mendapat tanggapan yang sangat luar biasa antara yang pro dan yang kontra. Dasar Petruk kalau sudah yakin atas keputusanya tidak lagi peduli caci maki dari yang kontra dan tidak mabuk sanjungan dari yang pro / mendukungnya .
Isi dari Keputusan Presiden adalah Sbb :
  1. Seluruh Kantor Kementerian kecuali kementerian-Kementerian Koordinator dan Kementerian yang bersifat kusu dipindahkan secara merata di propinsi-propinsi diseluruh Indonesia disesuaikan dengan kultur wilayahnya masing-masing , termasuk sumberdaya manusianya mulai dari Menteri yang bersangkutan sampai tukang sapu (pegawai paling rendah) didalam Kementerian dimaksud .
  2. Kementerian Pariwisata dipindahkan tempatnya dari Jakarta ke Propinsi Bali , kepada Pemerintah Propinsi Bali diperintahkan untuk menyediakan kantor dengan segala fasilitas dan infra strukturnya
  3. Kementerian Kelautan dipindahkan tempatnya di Propinsi Sulawesi Selatan.
  4. Kementerian Pendidikan dipindahkan ke Propinsi DIY.
  5. Kementerian Pertanian dipindahkan ke Propinsi Jawa Timur .
  6. Kementerian Kehutanan dipindahkan ke Propinsi Kalimantan Tengah .
  7. Kementerian Perdagangan dipindahkan ke Pulau Batam Kepulauan Riau .
  8. Kementerian Agama dipindahkan ke Propinsi Nangro Aceh Darusalam .
  9. Kementerian Riset dan Tehnologi dipindahkan ke Propinsi Jawa barat .
  10. Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi dipindah ke propinsi Jawa Tengah .
  11. Kementerian Pertambangan dan Energi dipindahkan ke Propinsi Papua .
  12. Kementerian Dalam Negeri dipindahkan ke Sumatra Barat .
  13. Kementerian Percepatan Daerah Tertinggal dipindahkan ke Propinsi kalimantan Barat .
  14. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dipindahkan ke Propinsi Sumatra Utara .
  15. Kementerian Koperasi dan UKM dipindahkan ke Propinsi Banten .
  16. Kementerian Perumahan rakya dipindahkan ke Propinsi Lampung .dst .
           Dengan perpindahan kantor Kementerian yang hampir merata disetiap provinsi diseluruh Indonesia maka secara otomatis akan memancing banyak kunjungan orang kewilayah yang ditempati sebagai kantor Kementerian,  tentu saja perputaran uang diwilayah tersebut akan semakin bertambah besar , secara lambat namun pasti pembangunan infra struktur diwilayah setempat  akan semakin baik , akibatnya Jakarta tidak lagi macet sehingga janji Gubernur DKI Jakarta Joko Wi terpenuhi . Jakarta hanya akan menjadi central komando administratif dan Istana Kepresidenan yang tidak macet seperti Washington DC di Amerika. Didalam Keppres juga diatur dengan tegas dan jelas bahwa , sejak Keputusan ditanda tangani semua perusahaan menengah keatas baik perusahaan swasta Nasional maupun perusahaan asing dilarang mendirikan pabrik diwilayah Jabotabek .Pabrik-pabrik besar yang telah berdiri di Jabotabek secara bertahap harus memindahkan pabriknya ke provinsi-provinsi diluar Jakarta . Sehingga angkatan kerja dari seluruh penjuru negeri tidak lagi berduyun-duyun ke Jabotabek hanya untuk bekerja sebagai buruh pabrik ,angkatan kerja bisa bekerja di daerahnya masing-masing karena pabrik-pabrik besar akan berpindah ke wilayahnya atas kebijakan pemerintah . Pabrik-pabrik yang mau pindah dari Jabotabek akan mendapat subsidi dan kemudahan-kemudahan mulai dari pengurangan pajak , kemudahah mendapatkan ijin , pembangunan infra struktur untuk mendukung operasional pabrik akan dibantu oleh pemerintah .
            Belum sampai dua tahun berjalan Keppres (Keputusan Presiden) Petruk yang awalnya mendapat reaksi keras dari hampir semua anggota DPR RI ,berbalik mendapat simpati rakyat kecil diseantero negeri . Pabrik Sepatu Merek Nike berpindah tempat di Kabupaten Bandung Barat menjadikan buruh-buruh pabrik sepatu yang berasal dari wilayah Jawa Barat tidak harus berpindah ke Jakarta , Pabrik Kubota pindah di Kabupaten Demak Jawa Tengah sehingga buruh-buruh pabrik dari Jawa tebgah tidak harus merantau ke Jabotabek , demikian pabrik Accu merek Yuasa , pabrik Perakitan Mobil dan sepeda Motor Jepang dan pabrik-pabrik lain berpindah secara merata keberbagai propinsi di Indonesia sehingga terjadi pemerataan pembangunan dan kemajuan daerah secara merata . Belum genap satu setengah tahun Petruk menjabat sebagai Presiden Jakarta telah berubah secara signifikan menjadi kota raja yang betul-betul aman dan nyaman sebagai ibu kota negara . Jakarta tidak lagi macet ,Jakarta tidak lagi banjir ,Jakarta sudah tidak lagi sekejam ibu tiri . Dapat dibayangkan betapa kroditnya Jakarta sebelum Presiden Petruk membuat kebijakan gila-gilaan yang memindahkan hampir semua Kantor Kementerian ke berbagai provinsi secara merata . Ketiak semua kantor Kemeterian semua masih di Jakarta maka semua orang dari seluruh pelosok desa, Kabupaten / Kota ,provinsi seluruh Indonesia jika berurusan / sedang mempunyai urusan dengan kementerian-kementerian dihari yang sama pasti serentak berangkat datang ke Jakarta ,belum lagi semua kantor –kantor perusahaan besar baik nasional maupun asing berkantor pusat di Jakarta ,maka sangat wajar kalau Jakarta selalu macet ,terus macet dan pasti akan bertambah macet tahun demi tahun sehingga kota Jakarta terancam stag dan tidak layak huni diperkirakan pada tahun 2030 oleh para pakar dan ahli perkotaan . Jangakan hanya satu pasang Joko Widodo dan dan Ahok ,kalupun ada 1000 pasangan Joko WI ,Ahok tidak akan pernah mampu mengatasi kemacetan dan banjir di Jakarta .


PRESIDEN SEMAR MENGELUARKAN PERPU YANG DIANGGAP KONTRAVERSIAL
              Lagi-lagi Presiden Petruk mengeluarkan kebijakan dan keputusan yang membuat geger hampir seluruh para politisi di Senayan karena merasa kenyamanaya selama ini terganggu .Kali ini Presiden Petruk mengeluarkan PERPU ( Peraturan Pemerintah Pengganti UU , adapun Undang-Undang yang dibabat Presiden Petruk dengan Perpunya adalah UU Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemilihan Kepala Daerah , pemilihan Gubernur , pemilihan Bupati dan Wali Kota secara langsung distop sejak ditanda tanganinya Perpu oleh Presiden Petruk ,ketika dalam acara Indonesia Lowyer Club di TV ONE Presiden Petruk  dengan Konyol  (namanya juga Petruk) datang tiba-tiba datang sendiri dalam acara dialog ,padahal sebetulnya yang diundang adalah Jubir Kepresidenan Raden Wisanggeni , kedatangan Presiden yang tiba-tiba distodio TV ONE yang sama sekali tanpa pengawalan dengan naik taksi ,sudah menjadi berita sangat gempar dimedia televisi diseluruh negeri
Dalam acara dialog Presiden Petruk disemprot dan didamprat habis-habisan oleh hampir seluruh anggota Komisi III DPR RI yang membidangi masalah hukum ,diprotes habis-habisan oleh para ahli dan pakar-pakar hukum yang hadir didalam acara Indonesia Lowyer Club ,ditambah gaya Karni Ilyas yang over acting dan provokatif dalam mencari popularitas ,menambah panasnya suasana dialog yang dipelototi rakyat hampir diseluruh negeri .
Ketika Petruk disodori Mike oleh Karni Ilyas untuk memberi tanggapan atas setiap argumen dan pertanyaan yang ditujukan kepadanya ,mike tersebut diterima tetapi secara mengejutkan Petruk langsung berdiri dan memberikan mike tersebut kepada Rohut Situmpul yang dilihat Petruk dari awal mukanya kelihatan merah padam menahan amarah dan belum mendapat giliran bicara . Rohut Sitompul ketika mendapat uluran mike dari Presiden Petruk secara langsung bukanya terima kasih tetapi merasa dilecehkan dan ditantang oleh Petruk untuk berdebat masalah hukum . Rohut Situmpul berbicara sambil berdiri dan berapi-api ,tidak lupa dengan gayanya menuding-nuding Petruk yang kadang-kadang berbicara kurang dan sangat tidak etis yang ditujukan kepada Presiden Petruk ,sementara Petruk yang duduk didampingi Semar Bodronoyo hanya mesam-mesem (senyam-senyum) saja (namanya juga Petruk ,profesi lamanya adalah pelawak ,yang ketika manggung / melawak semua hadirin pasti dilawakin termasuk raja sekalipun) maka menanggapi semprotan Rohut Situmpul oleh Petruk hanya dianggap  sebagai pelawak pemula yang belum lucu .
Rohut Situmpul sudah kehabisan materi yang isinya menyerang dan menghujat kebijakan Petruk secara habis-habisan ,oleh Karni Ilyas mike kemudian diserahkan kepada Presiden tetapi oleh Petru mike tersebut langsung disodorkan kepada Maffud MD sang ketua Mahkamah Konstitusi ,dengan mengucap terima kasih kepada Presiden ,Mahfud MD menyampaikan argumen-argument hukumnya selayaknya guru besar ilmu hukum secara normatif ,dengan dialeg yang masih kelihatan kental Madura meskipun Mahfud sudah puluhan tahun hidup di Betawi .Mahfud dengan santun namun tetap ketus menyerang kebijakan Presiden Petruk ,sekali lagi ketika dishoting cloos up oleh kamera Televisi Petru hanya manggut-manggut saja kelihatan tanpa beban dan Semar yang mendampinginya tetap mesam-mesem (senyum-senyum) saja sambil minum dari botol air mineral berwarna hitam kerena isinya telah diganti dengan kopi yang dibawa dari Istana Negara .
Seusai Mahfud MD berbicara mike oleh Karni Ilyas kembali disodorkan kepada Presiden Petruk ,lagi-lagi Petruk menyodorkanya kepada Profesor Yusril Ihsa Mahendra yang juga ikut hadir dalam forum ILC . Yusril berbicara dengan tenang berbicara menyampaikan argumen-argumenya sebagai pakar hukum Tata Negara namun subtansinya tetap tidak sependapat dengan kebijakan hukum Presiden Petru Kantong Bolong .
Akhirnya sampailah saat-saat yang ditunggu para pemirsa televisi seantero negeri ,dimana Presiden mulai angkat bicara , dengan tenang seperti tanpa beban Presiden berbicara tetapi kali ini dalam seumur hidupnya Petruk muncul aura kewibawaanya yang sangat kuat ,begitu besar wibawa Petruk membuat suasana tenang bahkan cenderung mencekam ,sampai-sampai desahan nafas semua orang yang hadir didalam ruangan JLC terdengar dengan jelas . Presiden menyampaikan argumen atas kebijakanya membekukan amanat UU Nomer 32 Tahun 2004 terutama yang mengatur tentang pemilihan kepala daerah dan pemilihan Presiden secara langsung . Pertama ; bahwa pemilihan presiden dan pemilihan kepala daerah langsung jelas-jelas dan nyata-nyata bertentangan dengan sumber dari segala sumber hukum di Indonesia yaitu PANCASILA , saat ini saya gunakan otoritas saya selaku Presiden Republik Indonesia memerintahkan kepada saudara Rohut Sitompul untuk membacakan bunyi sila ke 4 dari Pancasila !!!, langsung Petruk menyodorkan mike ke Rohut Sitompul yang duduk tidak jauh dari tempatnya. Rohut Sitompul kaget sampai seperti terlonjak dari kursi tempat duduknya ,wajah Rohut terlihat merah padam tetapi kali ini bukan karena marah tetapi karena menahan rasa malu sebab ternyata Rohut tidak hapal Sila ke 4 dari Pancasila ,Rohut sadar bahwa ketidak becusannya dilihat pemirsa TV seluruh Indonesia .
Dengan langkah tetap tenang Petruk meminta kembali mike dari tangan Rohut ,dengan suara tenang serta terkontrol intonasi serta dengan kendali emosi yang penuh, Petruk melanjutkan bicara , saudara-saudara yang MULIA para peserta Indonesia Lowyer Club ,peristiwa kecil yang baru saja terjadi ini mulai saat ini dan kedepan sebaiknya dijadikan bahan pemikiran dan introspeksi bagi seluruh anak bangsa . Kalau orang sekaliber yang terhormat bapak Rohut Sitompul yang sangat terkenal sebagai vokalis ulung di Parlemen ,bintang idola bagi pemirsa televisi apabila sedang melakukan dialog-dialog dimedia electronik ,butir-butir Pancasila saja tidak hafal ,hal dasar yang mendasar saja tidak hafal bagaimana bicara masalah subtansial ?.
Pak Mahfud MD selaku ketua Mahkamah Konstitusi ,pak Yusril selaku pakar hukum tata negara dan semua para jawara dan pakar-pakar hukum yang hadir disini tentu paham betul ,bahwa bunyi dari sila ke 4 PANCA SILA adalah “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan” apa itu artinya ?, menurut saya artinya cukup jelas dan tegas bahwa didalam menentukan pimpinan negara (Presiden ) maupun pimpinan wilayah dan daerah itu harus menggunakan cara /sistem kebijaksanaan permusyawaratan/perwakilan , bukan dengan pilihan langsung rakyat dengan one man one vote . Tetapi mengapa selama ini saudara hanya diam ,hanya menteleng seperti mata ikan Bandeng ?,kata presiden Petruk mulai keluar kasarnya . Kalau dialog di TV saja kalian saling teriak ,saling caci saling maki diadu sama Karni , kayak jawara hukum kelas dunia ,tetapi masalah keciiil yang menyangkut nasib bangsa dan negara kalian semua bungkam dan tidak faham .
Saudara sekalian peserta dialog Indonesia Lawyer Club dan pemirsa televisi dimanapun saudara berada , perlu kiranya saya beritahu ,karena selama ini saudara pura-pura tidak tau , bahwa pemilihan Presiden dan pemilihan kepala daerah secara langsung yang terjadi selama ini ,kalau dijumlah pengeluaranya uang yang dikeluarkan lebih dari separuh jumlah APBN kita setiap tahun , itu kerugian materialnya yang masih bisa dihitung ,sementara masih ada kerugian yang saudara tidak akan pernah sanggup menghitungnya yaitu rusaknya mental dan moral rakyat Indonesia akibat dari pragmatisme politik yang semuanya diukur dengan uang . Mestinya saudara sekalian yang hadir semua disini tau tetapi pura-pura tidak tau ,terutama kalian para wakil rakyat yang katanya terhormat semestinya jauh lebih tau , bahwa Presiden , Kepala daerah hasil pilihan langsung rakyat lebih dari 75 % seluruh Indonesia setelah menjabat terlibat tindak pidana korupsi . Masih tidak cukupkah bukti-bukti ini ?. Oleh karenanya saya atas nama Presiden RI bertanggung jawab penuh atas terbitnya PERPU (Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang) yang membatalkan UU tentang pemilihan Presiden dan Pemilihan kepala Daerah langsung, kalau sekiranya ada yang tidak suka dan tidak setuju atas keputusanku , saya tunggu perlawananya melalui jalur hukum yang berlaku ,dan kepada para wakil rakyat anggota DPR RI silahkan gunakan hak Interpelasi yang saudara miliki atas terbitnya Perpu yang saya tanda tangani ,saya tunggu aksimu !!!. Saya Petruk Kantong Bolong ,kalau saudara anggota DPR adalah wakil rakyat ,saya proklamirkan diri saya adalah bapaknya rakyat dan saya akan sampaikan serta saya pertanggung jawabkan segala tindakan saya kepada anak-anak saya segenap rakyat Indonesia .
Selesai bicara Presiden Petruk langsung meninggalkan tempat acara ILC yang belum selesai dengan naik taksi menuju masjid Istiqlal bukan untuk sholat tetapi minum kopi langganya diparkiran Masjid  IstiqlaL SEJAK Petruk sering memimpin demo dimasa mudanya .
         Sambil minum kopi dilapangan parkir masjid Istiqlal ,Presiden Petruk lagi-lagi mendapat seribu inspirasi yang satu diantaranya adalah kiat memberantas KORUPSI di Negaranya . tunggu episode cerita fiksi Petruk Jadi Presiden berikutnya, selamat menunggu.....


                                                                                                                 Jakarta 21 November 2012

                                                                                                     (  SEMAR BODRONOYO/Parade Nusantara )


            Hiruk pikuk ,gegap gempita seantero persada , sekan langit akan runtuh dalam menghadapai pemilihan Presiden RI yang ke VII tahun 20014 ini . Hasil pemilu legislatif tahun 2014 yang tidak kalah hingar bingarnya, menempatkan Partai Golkar sebagai pemenang pemilu legislatif , Partai Demokrat melorot sebagai partai menengah ,Partai PDIP sebagai pemenang ke dua ,Partai PKS bertahan pada posisinya Partai Gerindra menyodok posisinya menduduki 5 besar,  Partai PPP ,PKB dan Partai Hanura terlempar karena tidak memenuhi PT 3,5 % dalam perolehanya secara nasional ,Partai Nasdem satu-satunya Partai pendatang baru yang bercokol disenayan dst .
Hatta Rajasa berpasangan dengan Agus Harimurti Yudhoyono ,Aburizal Bakri berpasangan dengan Sri Sulatan Hamengku Bowono X , Partai Nasdem dan gabungan partai-partai kecil lainya menyandingkan Yusuf Kalla dengan Surya Paloh ,semua pasangan Capres dan Cawapres dikalahkan oleh pasangan Prabowo Subianto dan Petruk yang memenangi pilpres tahun 2014 ,sehingga tampil sebagai pasangan Presiden dan Wakil Prsiden RI ke VII . Terjadilah eforia kemenangan bagi para kader Partai Gerindra karena berhasil mengusung ketua dewan pembinanya (Prabowo Subianto ) sebagai Presiden RI yang ke VII ,tetapi sejarah terulang kembali hampir sama persis seperti kejadian dibabak awal orde reformasi, PDIP menang pemilu legislatif dan berhasil menempatkan ketua umumnya (Megawati Sukarno Putri) sebagai wakil presiden dan selanjutnya menjadi presiden menggantikan Presiden Abdul Rahman Wahid ,ternyata kader-kader PDIP mulai dari pusat sampai daerah yang duduk didalam kekuasaan tidak belum serta dan tidak kompeten menduduki jabatnya , akibatnya  terjadi eforia kekuasaan dan roda pemerintahan banyak yang kacau balau .
Prabowo Subianto seperti sendirian didalam Istana Kepresidenan ,setiap hari hanya pusing memikirkan kalakuan buruk para anak buah dan kader-kader partainya yang terus menjadi head line di media cetak maupun media electronik . Presiden Prabowo Subianto tentu saja tidak mampu mengontrol keseluruhan anak buahnya ,belum lagi harus mewujudkan janji-janji kampanyenya ,semua ini terjadi akibat kesalahan menejemen Partai Gerindra yang secara operasional baik struktur maupun pengkaderanya tidak layak disebut Partai Gerindra tetapi akan lebih pas kalau disebut PT. Gerindra .
Begitu kompleknya masalah yang dihadapi Presiden ke VII RI dan kuatnya tekanan corporasi Internasional yang merasa dirugikan atas kebijakan Presiden Prabowo Subianto maka belum genap satu semester  Presiden Prabowo mengalami stroke berat dan tidak mampu lagi menjalankan amanat Kepresidenanya , secara konstitusional akhirnya Petruk yang kemudian diangkat sebagai Presiden menggantikan Prabowo Subianto yang lumpuh total secara fisik dan dinilai sudah tidak cakap lagi menjalankan tugas-tugas Kepresidenan .
Pidato Presiden Petruk dalam acara pelantikanya cukup singkat ,berpotensi masuk Guines Book Of Record sebagai pidato seorang Presiden . Teks pidato Presiden Petruk dalam pelantikanya : Saya Presiden Repubkik Indonesia ,dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia yang kedua . Hal-hal mengenai utang negara akan ditunda pembayaranya . Atas keberadaan perusahaan-perusahaan asing di Indonesia akan segera dirasionalisasi dan kalau terjadi perlawanan akan dinasionalisasi .Atas nama bangsa Indonesia ( Petruk Presiden RI ke VIII) .  Pidato Presiden ke VIII  RI membuat geger negara-negara Eropa dan Amerika yang banyak memiliki perusahaan di Indonesia terutama bergerak dibidang minyak dan pertambangan . Bukan hanya para duta besar negara-negara Eropa dan Amerika di Jakarta yang memberi reaksi negatif atas isi pidato Presiden Petruk ,bahkan sekaliber Barack Obama Presiden Amerika kurang dari dua jam sejak Presiden Petruk menyampaikan pidatonya langsung membuat statmen dari Gedung Putih yang isinya mengancam Presiden Petruk agar tidak serius dalam menjalankan isi pidato pelantikanya . Mendengar laporan dari Menteri Luar Negeri Indonesia atas ancaman Presiden Barack Obama ,Presiden Petruk hanya cengar-cengir saja .Maklum .....sebelum Petruk menjadi Presiden adalah berprofesi sebagai pelawak tetap grup Wayang Orang (WO) Bharata di Jakarta . Itulah hebatnya Petruk seorang yang berangkat dari Jelata langsung terkenal diseantero dunia hanya karena pidato singkatnya .
Ketika dikerubuti para wartawan cetak dan electronik baik dari dalam maupun luar negeri ,meminta konfirmasi tentang mengapa utang-utang luar negeri harus ditunda pembayaranya ?. Dengan santai Petruk menjawab ; masih untung saya hanya menunda pembayaran utang ,seharusnya saya kemplang (tidak dibayar) sebab utang luar negeri yang ditanda tangani Presiden sebelum saya tidak jelas peruntukanya untuk apa . Masih banyak rakyat negeri ini yang masih miskin bahkan sangat miskin seperti saya ,perang terhadap kemiskinan adalah skala proiritas saya dan atas itu saya butuh uang yang sangat banyak ,sementara sudah hampir setengah abad lebih dari 1/3 APBN RI setiap tahun habis hanya untuk bayar cicilan bunga utang luar negeri ,itu baru cicilan bunganya ,kapan lunas pokoknya ? petruk balik bertanya !!!. Suruh nagih kenegara Belanda yang dulu menguras harta benda kita selama 350 tahun dan negara Jepang yang pernah merampok habis-habisan bangsa Indonesia selama 3 1/5 tahun kan Amerika temanya Belanda ,ungkap Presiden Petruk dengan konyolnya . Begini lanjutnya , didalam hukum perdata yang berlaku secara Nasional maupun Internasional ,menyatakan bahwa, Utang suatu negara kepada negara lainya itu secara hukum boleh ditunda pembayaranya apabila terjadi voustmajor ,bahkan bisa saja dilakukan red of (penghapusan/pemutihan utang) seperti yang pernah terjadi di negara Brasilia dan Negara Uruguay .Saya ini tidak ngemplang utang tetapi saya hanya menunda kata Petruk ,sampai kapan? sela wartawan ,ya sampai saya mempunyai cukup uang jawab Petruk mulai serius dan agak ketus .
Apa maksudnya dalam pidato Presiden mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan asing di Indonesia akan segera dirasionalisasi dan jika melawan sekaligus akan dinasionalisasi ?, pertanyaan ini datang dari wartawan CNN Amerika dan wartawan NHK dari Jepang . Presiden menatap tajam kepada dua wartawan sehingga kedua wartawan asing itu kelihatan keder hatinya , dengan suara penuh kewibawaan Presiden , balik bertanya kepada kedua wartawan Jepang dan Amerika tsb . Kalau saudara mempunyai tanah yang didalamnya terkandung jutaan ton Emas ,Perak dan Tembaga bahkan Uraniaum ,kemudian ditambang / diexploitasi orang lain dan saudara hanya diberi bagian 11 % dan orang lain (si penambang) mengambil bagian 89 % ,apakah menurutmu itu adil & rasional ?, tidak ,jawab wartawan CNN !!, tidak apa ? segah presiden petruk dengan ketus , tentu saja tidak adil ,tidak rasional dan tidak proporsional ,sambung wartawan CNN dari Amerika !!!. Lhaaa...itu kamu tau , Bangsamu Amerika berlaku tidak adil , tidak rasional dan tidak proporsional di negaraku dalam hal bagi hasil usaha pertambanganya , oleh karenanya dengan tegas akan saya rasionalisasi , bagi hasil pertambangan saya putuskan Negaraku yang mempunyai tambang bagianya harus minimal 51 % bangsamu 49 % kalau tidak mau dan melakukan perlawanan sekalian saya nasionalisasi , jawab Presiden Petruk dan langsung ngeloyor pergi dari hadapan para wartawan tanpa pamit .


Seusai Petruk dilantik menjadi Presiden RI yang ke VIII mengantikan Presiden Prabowo Subianto ,langkah pertama yang dilakukan adalah memboyong Semar Bodronoyo (ayahnya) ke Istana Negara untuk mendampinginya sebagai penasehat ahli Presiden bidang Tatanegara ,tidak lupa membawa serta Gareng dan Bagong sebagai staf kusus Presiden bidang oncak-oncok (mondar-mandir) .Dengan adanya Ponokawan (Semar,Gareng ,PETRUK dan Bagong ) yang berpadu dan bersatu sebagai penghuni Istana Negara maka dapat dibayangkan bagaimana hebohnya Istana Negara akibat kelucuan-kelucuan yang dibuat para Ponokawan yang mendadak sebagai penentu kebijakan Negara .Presiden Petruk yang duduk diruanganya (Meja kerja Presiden) dan sesekali mondar-mandir memakai sarung dan belum mandi akibat semalam belum tidur melihat  pagelaran wayang Kulit di halaman Istana Negara sampai pagi . Semar selaku penasehat Presiden kelihatan hanya memakai kaos singlet .  Namun apapun yang diperbuat Petruk dan Semar oleh para ajudan dan protokoler Istana hanya diam bungkam seribu bahasa . Hampir setiap hari dalam bulan pertama Petruk sebagai Presiden membuat para anggota Paspampres kalang kabut dibuatnya , tiba-tiba sang Presiden nylonong keluar Istana Negara dengan naik sepeda Motor Trail tanpa pengawalan ,belakangan baru diketahui nongkrong di jalan Surabaya melihat-lihat barang antik ,nongkrong di Kramat bersama para pedagang buku-buku bekas yang kebetulan teman - teman lamanya . Yang bisa dilakukan oleh komandan Paspampres hanya mengadu dan curhat kepada SEMAR BODRONOYO, sementara Semar hanya mesam-mesem (senyam –senyum ) saja mendengar laporan komandan Paspampres ,Semar hanya bicara singkat ,semakin kocak ,semakin lucu dan semakin gila Presiden Petruk maka akan semakin baik bagi bangsa dan negeri ini ,begitu kata Semar kepada komandan Paspampres . Sekarang ini jaman gila ,coba pikir menjadikan Petruk menjadi Presiden itu sudah gila-gilaan ,berarti rakyat Indonesia yang memilih Petruk menjadi Presiden memang sudah gila beneran ,untuk mengatur rakyat dalam sebuah negara yang semua sudah gila maka kiatnya adalah dengan cara gila-gilaan ,berbicara masalah gila dan gila-gilaan dinegeri ini tidak ada yang lebih baik dari Petruk ,maka Presiden Petruk adalah Presiden yang paling tepat untuk mengatur bangsa dan Negara Indonesia saat ini yang sedang mengalami jaman gila ,demikian Semar menyudahi omonganya kepada komandan Paspampres .
Satu bulan pertama Petruk menjabat sebagai  Presiden ,setiap hari baru bangun jam 12 siang ,semua penghuni Istana tidak ada yang mengetahui kecuali Semar ,bahwa setiap malam Petruk bersama Semar baru tidur setelah sholat subuh ,membuat /menyusun langkah-langkah / gebrakan-gebrakan yang akan dilakukan untuk memperbaiki kondisi bangsa dan negaranya yang dianggap sudah rusak terlampau parah  secara multi dimensional.
Ketika Petruk dilantik sebagai Presiden ,meskipun dengan prilakunya yang selalu lucu tetapi sesungguhnya beliau mengetahui bahwa kondisi bangsa dan negaranya ibarat sakit sudah sampai dengan stadium 4, rasanya sudah tidak lagi dapat diobati ,harusnya diamputasi atau sekalian disuntik mati agar si pasien tidak mengalami kesakitan yang berkepanjangan .
Hampir semua pranata negara hancur lebur , mulai pranata Hukum , pranata Politik , Pranata Sosial , Pranata budaya dan pranata negara lainya telah mengalami keterpurukan sampai pada titik nadir , hal inilah yang membuat Presiden Petruk bersama staf ahlinya Semar Bodronoyo tidak pernah tidur malam untuk membuat dan merumuskan konsep penyembuhan dan kebangkitan bangsa dan negaranya .
Semar sudah tidak samar lagi atas keluhan , rintihan , tangisan dan jeritan rakyat Indonesia yang secepatnya membutuhkan perbaikan nasibnya . Semar memahami betul bahwa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia saat ini dihambang perpecahan yang sangat berbahaya ,disintegrasi bangsa tinggal menunggu picu letupanya saja ,ini semua disebabkan tidak meratanya pembangunan di Indonesia , dimana Indonesia bagian barat maju luar biasa tetapi Indonesia bagian timur masih setengah telanjang , sementara sumber daya alam wilayah Indonesia bagian timur dikuras habis-habisan , sehingga marak muncul gerakan sparatis-sparatis yang berjuang ingin memisahkan diri dari negara kesatuan RI . Oleh karenanya Semar merasa terpacu dan seperti dikejar waktu untuk membuat konsep  untuk merajut kembali persatuan Nusantara  yang diberi nama program                  “ JALINAN  SUMATANTRA “ yaitu Jawa , Bali , Irian , Sulawesi , Kalimantan , Sumatra .
KIAT PRESIDEN PETRUK DALAM PEMERATAAN PEMBANGUNAN
           Agar tidak lagi terjadi kesenjangan pemerataan pembangunan antara Indonesia barat dan Indonesia timur yang bisa berujung pada disintegrasi bangsa dan demi membantu teman kecilnya Joko Wi yang saat ini menjabat Gubernur DKI Jakarta yang hampir tahun ke dua  belum berhasil mewujudkan janji kampanyenya yaitu membuat Jakarta tidak macet dan tidak banjir maka ,Presiden Petruk dalam sidang Kabinet yang dihadiri seluruh anggota kabinet RATU ADIL Presden Petruk menanda tangani Kepres (Keputusan Presiden) yang telah disiapkan oleh Semar secara matang pada malam sebelumnya , isi dari keputusan Presiden setelah diumumkan secara langsung melalui seluruh media Televisi dan dipancarkan kesemua penjuru negeri, langsung mendapat tanggapan yang sangat luar biasa antara yang pro dan yang kontra. Dasar Petruk kalau sudah yakin atas keputusanya tidak lagi peduli caci maki dari yang kontra dan tidak mabuk sanjungan dari yang pro / mendukungnya .
Isi dari Keputusan Presiden adalah Sbb :
  1. Seluruh Kantor Kementerian kecuali kementerian-Kementerian Koordinator dan Kementerian yang bersifat kusu dipindahkan secara merata di propinsi-propinsi diseluruh Indonesia disesuaikan dengan kultur wilayahnya masing-masing , termasuk sumberdaya manusianya mulai dari Menteri yang bersangkutan sampai tukang sapu (pegawai paling rendah) didalam Kementerian dimaksud .
  2. Kementerian Pariwisata dipindahkan tempatnya dari Jakarta ke Propinsi Bali , kepada Pemerintah Propinsi Bali diperintahkan untuk menyediakan kantor dengan segala fasilitas dan infra strukturnya
  3. Kementerian Kelautan dipindahkan tempatnya di Propinsi Sulawesi Selatan.
  4. Kementerian Pendidikan dipindahkan ke Propinsi DIY.
  5. Kementerian Pertanian dipindahkan ke Propinsi Jawa Timur .
  6. Kementerian Kehutanan dipindahkan ke Propinsi Kalimantan Tengah .
  7. Kementerian Perdagangan dipindahkan ke Pulau Batam Kepulauan Riau .
  8. Kementerian Agama dipindahkan ke Propinsi Nangro Aceh Darusalam .
  9. Kementerian Riset dan Tehnologi dipindahkan ke Propinsi Jawa barat .
  10. Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi dipindah ke propinsi Jawa Tengah .
  11. Kementerian Pertambangan dan Energi dipindahkan ke Propinsi Papua .
  12. Kementerian Dalam Negeri dipindahkan ke Sumatra Barat .
  13. Kementerian Percepatan Daerah Tertinggal dipindahkan ke Propinsi kalimantan Barat .
  14. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dipindahkan ke Propinsi Sumatra Utara .
  15. Kementerian Koperasi dan UKM dipindahkan ke Propinsi Banten .
  16. Kementerian Perumahan rakya dipindahkan ke Propinsi Lampung .dst .
           Dengan perpindahan kantor Kementerian yang hampir merata disetiap provinsi diseluruh Indonesia maka secara otomatis akan memancing banyak kunjungan orang kewilayah yang ditempati sebagai kantor Kementerian,  tentu saja perputaran uang diwilayah tersebut akan semakin bertambah besar , secara lambat namun pasti pembangunan infra struktur diwilayah setempat  akan semakin baik , akibatnya Jakarta tidak lagi macet sehingga janji Gubernur DKI Jakarta Joko Wi terpenuhi . Jakarta hanya akan menjadi central komando administratif dan Istana Kepresidenan yang tidak macet seperti Washington DC di Amerika. Didalam Keppres juga diatur dengan tegas dan jelas bahwa , sejak Keputusan ditanda tangani semua perusahaan menengah keatas baik perusahaan swasta Nasional maupun perusahaan asing dilarang mendirikan pabrik diwilayah Jabotabek .Pabrik-pabrik besar yang telah berdiri di Jabotabek secara bertahap harus memindahkan pabriknya ke provinsi-provinsi diluar Jakarta . Sehingga angkatan kerja dari seluruh penjuru negeri tidak lagi berduyun-duyun ke Jabotabek hanya untuk bekerja sebagai buruh pabrik ,angkatan kerja bisa bekerja di daerahnya masing-masing karena pabrik-pabrik besar akan berpindah ke wilayahnya atas kebijakan pemerintah . Pabrik-pabrik yang mau pindah dari Jabotabek akan mendapat subsidi dan kemudahan-kemudahan mulai dari pengurangan pajak , kemudahah mendapatkan ijin , pembangunan infra struktur untuk mendukung operasional pabrik akan dibantu oleh pemerintah .
            Belum sampai dua tahun berjalan Keppres (Keputusan Presiden) Petruk yang awalnya mendapat reaksi keras dari hampir semua anggota DPR RI ,berbalik mendapat simpati rakyat kecil diseantero negeri . Pabrik Sepatu Merek Nike berpindah tempat di Kabupaten Bandung Barat menjadikan buruh-buruh pabrik sepatu yang berasal dari wilayah Jawa Barat tidak harus berpindah ke Jakarta , Pabrik Kubota pindah di Kabupaten Demak Jawa Tengah sehingga buruh-buruh pabrik dari Jawa tebgah tidak harus merantau ke Jabotabek , demikian pabrik Accu merek Yuasa , pabrik Perakitan Mobil dan sepeda Motor Jepang dan pabrik-pabrik lain berpindah secara merata keberbagai propinsi di Indonesia sehingga terjadi pemerataan pembangunan dan kemajuan daerah secara merata . Belum genap satu setengah tahun Petruk menjabat sebagai Presiden Jakarta telah berubah secara signifikan menjadi kota raja yang betul-betul aman dan nyaman sebagai ibu kota negara . Jakarta tidak lagi macet ,Jakarta tidak lagi banjir ,Jakarta sudah tidak lagi sekejam ibu tiri . Dapat dibayangkan betapa kroditnya Jakarta sebelum Presiden Petruk membuat kebijakan gila-gilaan yang memindahkan hampir semua Kantor Kementerian ke berbagai provinsi secara merata . Ketiak semua kantor Kemeterian semua masih di Jakarta maka semua orang dari seluruh pelosok desa, Kabupaten / Kota ,provinsi seluruh Indonesia jika berurusan / sedang mempunyai urusan dengan kementerian-kementerian dihari yang sama pasti serentak berangkat datang ke Jakarta ,belum lagi semua kantor –kantor perusahaan besar baik nasional maupun asing berkantor pusat di Jakarta ,maka sangat wajar kalau Jakarta selalu macet ,terus macet dan pasti akan bertambah macet tahun demi tahun sehingga kota Jakarta terancam stag dan tidak layak huni diperkirakan pada tahun 2030 oleh para pakar dan ahli perkotaan . Jangakan hanya satu pasang Joko Widodo dan dan Ahok ,kalupun ada 1000 pasangan Joko WI ,Ahok tidak akan pernah mampu mengatasi kemacetan dan banjir di Jakarta .


PRESIDEN SEMAR MENGELUARKAN PERPU YANG DIANGGAP KONTRAVERSIAL
              Lagi-lagi Presiden Petruk mengeluarkan kebijakan dan keputusan yang membuat geger hampir seluruh para politisi di Senayan karena merasa kenyamanaya selama ini terganggu .Kali ini Presiden Petruk mengeluarkan PERPU ( Peraturan Pemerintah Pengganti UU , adapun Undang-Undang yang dibabat Presiden Petruk dengan Perpunya adalah UU Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemilihan Kepala Daerah , pemilihan Gubernur , pemilihan Bupati dan Wali Kota secara langsung distop sejak ditanda tanganinya Perpu oleh Presiden Petruk ,ketika dalam acara Indonesia Lowyer Club di TV ONE Presiden Petruk  dengan Konyol  (namanya juga Petruk) datang tiba-tiba datang sendiri dalam acara dialog ,padahal sebetulnya yang diundang adalah Jubir Kepresidenan Raden Wisanggeni , kedatangan Presiden yang tiba-tiba distodio TV ONE yang sama sekali tanpa pengawalan dengan naik taksi ,sudah menjadi berita sangat gempar dimedia televisi diseluruh negeri
Dalam acara dialog Presiden Petruk disemprot dan didamprat habis-habisan oleh hampir seluruh anggota Komisi III DPR RI yang membidangi masalah hukum ,diprotes habis-habisan oleh para ahli dan pakar-pakar hukum yang hadir didalam acara Indonesia Lowyer Club ,ditambah gaya Karni Ilyas yang over acting dan provokatif dalam mencari popularitas ,menambah panasnya suasana dialog yang dipelototi rakyat hampir diseluruh negeri .
Ketika Petruk disodori Mike oleh Karni Ilyas untuk memberi tanggapan atas setiap argumen dan pertanyaan yang ditujukan kepadanya ,mike tersebut diterima tetapi secara mengejutkan Petruk langsung berdiri dan memberikan mike tersebut kepada Rohut Situmpul yang dilihat Petruk dari awal mukanya kelihatan merah padam menahan amarah dan belum mendapat giliran bicara . Rohut Sitompul ketika mendapat uluran mike dari Presiden Petruk secara langsung bukanya terima kasih tetapi merasa dilecehkan dan ditantang oleh Petruk untuk berdebat masalah hukum . Rohut Situmpul berbicara sambil berdiri dan berapi-api ,tidak lupa dengan gayanya menuding-nuding Petruk yang kadang-kadang berbicara kurang dan sangat tidak etis yang ditujukan kepada Presiden Petruk ,sementara Petruk yang duduk didampingi Semar Bodronoyo hanya mesam-mesem (senyam-senyum) saja (namanya juga Petruk ,profesi lamanya adalah pelawak ,yang ketika manggung / melawak semua hadirin pasti dilawakin termasuk raja sekalipun) maka menanggapi semprotan Rohut Situmpul oleh Petruk hanya dianggap  sebagai pelawak pemula yang belum lucu .
Rohut Situmpul sudah kehabisan materi yang isinya menyerang dan menghujat kebijakan Petruk secara habis-habisan ,oleh Karni Ilyas mike kemudian diserahkan kepada Presiden tetapi oleh Petru mike tersebut langsung disodorkan kepada Maffud MD sang ketua Mahkamah Konstitusi ,dengan mengucap terima kasih kepada Presiden ,Mahfud MD menyampaikan argumen-argument hukumnya selayaknya guru besar ilmu hukum secara normatif ,dengan dialeg yang masih kelihatan kental Madura meskipun Mahfud sudah puluhan tahun hidup di Betawi .Mahfud dengan santun namun tetap ketus menyerang kebijakan Presiden Petruk ,sekali lagi ketika dishoting cloos up oleh kamera Televisi Petru hanya manggut-manggut saja kelihatan tanpa beban dan Semar yang mendampinginya tetap mesam-mesem (senyum-senyum) saja sambil minum dari botol air mineral berwarna hitam kerena isinya telah diganti dengan kopi yang dibawa dari Istana Negara .
Seusai Mahfud MD berbicara mike oleh Karni Ilyas kembali disodorkan kepada Presiden Petruk ,lagi-lagi Petruk menyodorkanya kepada Profesor Yusril Ihsa Mahendra yang juga ikut hadir dalam forum ILC . Yusril berbicara dengan tenang berbicara menyampaikan argumen-argumenya sebagai pakar hukum Tata Negara namun subtansinya tetap tidak sependapat dengan kebijakan hukum Presiden Petru Kantong Bolong .
Akhirnya sampailah saat-saat yang ditunggu para pemirsa televisi seantero negeri ,dimana Presiden mulai angkat bicara , dengan tenang seperti tanpa beban Presiden berbicara tetapi kali ini dalam seumur hidupnya Petruk muncul aura kewibawaanya yang sangat kuat ,begitu besar wibawa Petruk membuat suasana tenang bahkan cenderung mencekam ,sampai-sampai desahan nafas semua orang yang hadir didalam ruangan JLC terdengar dengan jelas . Presiden menyampaikan argumen atas kebijakanya membekukan amanat UU Nomer 32 Tahun 2004 terutama yang mengatur tentang pemilihan kepala daerah dan pemilihan Presiden secara langsung . Pertama ; bahwa pemilihan presiden dan pemilihan kepala daerah langsung jelas-jelas dan nyata-nyata bertentangan dengan sumber dari segala sumber hukum di Indonesia yaitu PANCASILA , saat ini saya gunakan otoritas saya selaku Presiden Republik Indonesia memerintahkan kepada saudara Rohut Sitompul untuk membacakan bunyi sila ke 4 dari Pancasila !!!, langsung Petruk menyodorkan mike ke Rohut Sitompul yang duduk tidak jauh dari tempatnya. Rohut Sitompul kaget sampai seperti terlonjak dari kursi tempat duduknya ,wajah Rohut terlihat merah padam tetapi kali ini bukan karena marah tetapi karena menahan rasa malu sebab ternyata Rohut tidak hapal Sila ke 4 dari Pancasila ,Rohut sadar bahwa ketidak becusannya dilihat pemirsa TV seluruh Indonesia .
Dengan langkah tetap tenang Petruk meminta kembali mike dari tangan Rohut ,dengan suara tenang serta terkontrol intonasi serta dengan kendali emosi yang penuh, Petruk melanjutkan bicara , saudara-saudara yang MULIA para peserta Indonesia Lowyer Club ,peristiwa kecil yang baru saja terjadi ini mulai saat ini dan kedepan sebaiknya dijadikan bahan pemikiran dan introspeksi bagi seluruh anak bangsa . Kalau orang sekaliber yang terhormat bapak Rohut Sitompul yang sangat terkenal sebagai vokalis ulung di Parlemen ,bintang idola bagi pemirsa televisi apabila sedang melakukan dialog-dialog dimedia electronik ,butir-butir Pancasila saja tidak hafal ,hal dasar yang mendasar saja tidak hafal bagaimana bicara masalah subtansial ?.
Pak Mahfud MD selaku ketua Mahkamah Konstitusi ,pak Yusril selaku pakar hukum tata negara dan semua para jawara dan pakar-pakar hukum yang hadir disini tentu paham betul ,bahwa bunyi dari sila ke 4 PANCA SILA adalah “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan” apa itu artinya ?, menurut saya artinya cukup jelas dan tegas bahwa didalam menentukan pimpinan negara (Presiden ) maupun pimpinan wilayah dan daerah itu harus menggunakan cara /sistem kebijaksanaan permusyawaratan/perwakilan , bukan dengan pilihan langsung rakyat dengan one man one vote . Tetapi mengapa selama ini saudara hanya diam ,hanya menteleng seperti mata ikan Bandeng ?,kata presiden Petruk mulai keluar kasarnya . Kalau dialog di TV saja kalian saling teriak ,saling caci saling maki diadu sama Karni , kayak jawara hukum kelas dunia ,tetapi masalah keciiil yang menyangkut nasib bangsa dan negara kalian semua bungkam dan tidak faham .
Saudara sekalian peserta dialog Indonesia Lawyer Club dan pemirsa televisi dimanapun saudara berada , perlu kiranya saya beritahu ,karena selama ini saudara pura-pura tidak tau , bahwa pemilihan Presiden dan pemilihan kepala daerah secara langsung yang terjadi selama ini ,kalau dijumlah pengeluaranya uang yang dikeluarkan lebih dari separuh jumlah APBN kita setiap tahun , itu kerugian materialnya yang masih bisa dihitung ,sementara masih ada kerugian yang saudara tidak akan pernah sanggup menghitungnya yaitu rusaknya mental dan moral rakyat Indonesia akibat dari pragmatisme politik yang semuanya diukur dengan uang . Mestinya saudara sekalian yang hadir semua disini tau tetapi pura-pura tidak tau ,terutama kalian para wakil rakyat yang katanya terhormat semestinya jauh lebih tau , bahwa Presiden , Kepala daerah hasil pilihan langsung rakyat lebih dari 75 % seluruh Indonesia setelah menjabat terlibat tindak pidana korupsi . Masih tidak cukupkah bukti-bukti ini ?. Oleh karenanya saya atas nama Presiden RI bertanggung jawab penuh atas terbitnya PERPU (Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang) yang membatalkan UU tentang pemilihan Presiden dan Pemilihan kepala Daerah langsung, kalau sekiranya ada yang tidak suka dan tidak setuju atas keputusanku , saya tunggu perlawananya melalui jalur hukum yang berlaku ,dan kepada para wakil rakyat anggota DPR RI silahkan gunakan hak Interpelasi yang saudara miliki atas terbitnya Perpu yang saya tanda tangani ,saya tunggu aksimu !!!. Saya Petruk Kantong Bolong ,kalau saudara anggota DPR adalah wakil rakyat ,saya proklamirkan diri saya adalah bapaknya rakyat dan saya akan sampaikan serta saya pertanggung jawabkan segala tindakan saya kepada anak-anak saya segenap rakyat Indonesia .
Selesai bicara Presiden Petruk langsung meninggalkan tempat acara ILC yang belum selesai dengan naik taksi menuju masjid Istiqlal bukan untuk sholat tetapi minum kopi langganya diparkiran Masjid  IstiqlaL SEJAK Petruk sering memimpin demo dimasa mudanya .
         Sambil minum kopi dilapangan parkir masjid Istiqlal ,Presiden Petruk lagi-lagi mendapat seribu inspirasi yang satu diantaranya adalah kiat memberantas KORUPSI di Negaranya . tunggu episode cerita fiksi Petruk Jadi Presiden berikutnya, selamat menunggu.....


                                                                                                                 Jakarta 21 November 2012

                                                                                                     (  SEMAR BODRONOYO/Parade Nusantara )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]